Kelemahan mendasar hakikat negara menurut teori hukum murni

Sifat berarti keadaan yang dimiliki oleh sesuatu sehingga sifat negara merupakan suatu keadaan yang dimiliki oleh negara.

Miriam Budiarjo telah membagi sifat negara menjadi 3 (tiga) bagian yakni memaksa, memonopoli, dan mencakup semua.

1. Bersifat Memaksa

Salah satu sifat negara adalah memaksa dimana negara dapat memaksa warga negara untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara tersebut. Pemaksaan ini bersifat legal dan dilakukan agar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan secara teratur dan akan diberikan sanksi bagi pelanggarnya. Agar sifat memaksa ini dapat dilakukan secara menyeluruh harus ada elemen-elemen yang mendukunganya, adapun elemen tersebut seperti:

Adanya Aturan – Adanya peraturan perundang-undangan yang berfungsi untuk mengatur seluruh aspek kehidupan dalam berbangsa dan bernegara disertai sanksi yang mengikat untuk meminimalisir adanya pelanggaran.

Adanya Lembaga Penegak Hukum – Aturan tidak dapat berjalan maksimal tanpa adanya lembaga penegak hukum seperti keberadaan polisi yang bertugas untuk menindak para pelaku pelanggaran hukum. Tidak hanya polisi saja tetapi juga lembaga peradilan yang mengadili berbagai pelanggaran pidana maupun perdata.

2. Bersifat Memonopoli

Negara juga memiliki sifat memonopoli segala aspek kehidupan masyarakatnya, namun tetap menghormati norma dalam masyarakat yang dijunjung sejak dulu. Monopoli dilakukan untuk menetapkan tujuan bersama sehingga seluruh warga negara beserta pemerintah memiliki visi dan misi yang sama mau dibawa kemana negara yang ditinggali tersebut. Monopoli ini dapat berupa monopoli terhadap sumber daya alam yang berada di wilayah suatu negara atau adanya larangan-larangan terhadap tindakan tertentu yang tidak sesuai dengan tujuan nasional negara, adapun tujuan negara Indonesia terletak dalam pembukaan UUD (Undang-Undang Dasar) 1945 Alinea IV.

3. Bersifat Mencakup Semua atau All Embracing

Sifat mencakup semua ini menunjukkan bahwa peraturan perundang-undangan yang berlaku di suatu negara berlaku untuk seluruh warga negara tanpa kecuali yang tinggal di negara tersebut sehingga kedudukan, kekayaan, tampang, atau apapun tidak dapat mempengaruhi pemberlakuan aturan tersebut.

Sifat hakikat negara berkaitan erat dengan dasar-dasar atau unsur-unsur terbentuknya negara. Berikut ini diuraikan sifat dari hakikat negara yang ditinjau dari berbagai segi seperti yang telah disebutkan oleh Geoege Jellinek, meliputi:

1. Sifat Dari Hakikat Negara Ditinjau dari Segi Sosiologis

Sifat dari hakikat negara dari segi sosiologis merupakan peninjauan negara yang didasarkan pada anggota masyarakatnya “zoon politicon”.

2. Sifat Dari Hakikat Negara Ditinjau dari Segi Yuridis

Sifat dari hakikat negara dari segi yuridis berarti suatu negara dilihat dari peraturan atau ketetapan yang membentuk suatu negara

Teori Hukum Murni – Negara dijadikan sebagai kesatuan hukum yang memiliki sifat memaksa warga negaranya. Teori hukum murni adalah teori hukum positif tetapi bukan hukum positif suatu sistem hukum tertentu melainkan suatu teori hukumumum (general legal theory). Sebagai suatu teori tujuan utamanya adalah pengetahuan terhadap subjeknya untuk menjawab apakah hukum yang seharusnya (what the law ought to be) atau bagaimana seharusnya dibuat (ought to be made). Teori hukum murniadalah ilmu hukum (legal science), bukan kebijakan hukum (legal policy).

Ilmu hukum adalah “ilmu normatif”, demikian dinyatakan oleh Kelsen berkali-kali. Hukum itu semata-mata berada dalam kawasan dunia sollen. Ciri hakiki dari norma adalah sifatnya yang hipotetis. Ia lahir bukan karena proses alami, melainkan karena kemauan dan akal manusia. Kemauan dan akal ini menelorkan pernyataan yang berfungsi sebagai asumsi dasar atau permulaan. Dinyatakan, bahwa berbuat begini atau begitu merupakan dalil yang umum dan sebagai kelanjutannya harus diikuti oleh konsekuensi tertentu. Konsekuensi yang demikian itu akan dilaksanakan oleh kehendak manusia sendiri juga. Oleh karena itu salah satu ciri yang menonjol pada teori Kelsen adalah: paksaan.

esty indrasari – yogi prastomo – tito indra prastomo – tara indra prastomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
LinkedIn
error: Content is protected !!