Sistem norma statis dan sistem norma dinamis

Sistem norma statis dan sistem norma dinamis

Sistem norma dapat dilihat dari sisi keberlakuannya, yaitu:

– sistem norma statis

– sistem norma dinamik

Sistem norma statis adalah sistem norma yang melihat keberlakuan dari isi norma tersebut. Keberlakuan norma statis ini berdasarkan apakah isi dari norma tersebut memang dapat diterima oleh masyarakat. Apabila isi dari norma tersebut memang dapat diterima maka norma tersebut dinyatakan berlaku.

Contoh

– dari norma umum yang menyatakan bahwa hendaknya kita menghormati orang tua, dapat ditarik menjadi norma khusus seperti kewajiban membantu orang tua atau merawatnya.

– dari suatu norma umum yang menyatakan bahwa hendaknya kita menjalankan perintah agama, dapat ditarik menjadi norma khusus seperti kewajiban menjalankan shalat lima waktu, berpuasa dan sebagainya.

Sistem norma yang dinamik adalah sistem norma yang melihat keberlakuan norma dari cara pembentukan dan penghapusannya.

Kelsen menjelaskan bahwa norma itu berjenjang dan berhirarki, norma yang dibawah berlaku, bersumber dan berdasar pada norma yang lebih tinggi lagi dan seterusnya dan berakhir sampai pada norma yang tertinggi yang disebut norma dasar (grundnorm).

Norma hukum termasuk dalam sistem norma dinamis.

esty indrasari – yogi prastomo – tito indra prastomo – tara indra prastomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow by Email
LinkedIn
error: Content is protected !!